Not known Facts About fungsi gearbox
Not known Facts About fungsi gearbox
Blog Article
Gunakan GPS mobil terbaik GPSKU untuk mengelola perawatan kendaraan dengan lebih mudah serta memastikan gearbox mobil dan komponen lainnya bekerja best.
Roda gigi yang lebih kecil pada poros masukan (dari mesin) menerima putaran tinggi dan torsi rendah. Roda gigi yang lebih besar pada poros keluaran (ke roda) menghasilkan putaran rendah dan torsi tinggi.
Kesulitan memindahkan gigi: Hal ini bisa karena masalah pada kopling, kerusakan pada komponen internal, atau kurangnya oli.
Komponen ini memungkinkan pengaturan kecepatan gerak dan torsi mesin. Kecepatan putaran motor dapat menjadi lebih lambat, menghasilkan torsi yang lebih besar untuk berbagai kebutuhan. Hal ini memungkinkan mesin untuk bergerak maju dan mundur dengan kontrol yang presisi.
Periksa Kebocoran: Kebocoran pada gearbox dapat menyebabkan oli berkurang sehingga menurunkan performa dan menyebabkan kerusakan. Selalu periksa tanda-tanda kebocoran di bawah mobil.
Roda gigi yang lebih besar akan menghasilkan kecepatan yang lebih rendah tetapi torsi yang lebih tinggi, sedangkan roda gigi yang lebih kecil akan menghasilkan kecepatan yang lebih tinggi tetapi torsi yang lebih rendah.
Sistem transmisi yang optimal: Transmisi handbook, otomatis, atau CVT yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan efisiensi transfer tenaga dari mesin ke roda.
Perawatan rutin meliputi pemeriksaan tingkat oli secara berkala, penggantian oli secara berkala, pemeriksaan kebocoran, dan pemeriksaan suara dan getaran yang tidak normal. Frekuensi perawatan tergantung pada jenis gearbox dan kondisi operasinya. Tanda-tanda Kerusakan dan Cara Mendiagnosisnya
Oli bocor: Kebocoran oli dapat menyebabkan kerusakan pada komponen interior dan harus segera Anda tangani.
Gearbox mengatasi masalah ini dengan melipatgandakan torsi dan menurunkan kecepatan putaran. Hal ini dilakukan dengan menggunakan roda gigi dengan diameter berbeda.
Sumber: machinerylubrication.com Untuk jenis equipment yang ini sering digunakan untuk membantu mengurangi putaran input, seperti yang diaplikasikan pada kemudi mobil.
Cara kerja gearbox melibatkan penggunaan berbagai gigi dengan rasio yang berbeda untuk mengatur putaran mesin dan kecepatan roda kendaraan. Saat perpindahan gigi dilakukan, hubungan antara gigi input (dari mesin) dan gigi output (ke roda) diubah untuk mencapai torsi dan kecepatan yang diinginkan.
Torque Converter: Gearbox otomatis menggunakan torque converter, komponen yang menggantikan pedal rujuk di sini kopling. Torque converter menghubungkan dan memutus aliran tenaga antara mesin dan gearbox berdasarkan kondisi kendaraan.
Berbagai ukuran spur equipment dirangkai menjadi transmisi sepeda motor dengan konfigurasi tertentu yang kemudian digunakan pada countershaft dan mainshaft.